Lahir dari kegelisahan seorang Candra Darusman melihat renggangnya kekompakan generasi muda di akhir era 70-an, nomor legendaris “Pemuda” resmi diperkenalkan oleh grup vokal Chaseiro pada tahun 1979. Trek ikonik yang menjadi bagian dari album debut berjudul sama ini menggebrak industri musik tanah air lewat perpaduan harmoni vokal yang manis serta balutan aransemen jazz-pop nan elegan. Alih-alih terdengar garang atau penuh kecaman, Chaseiro justru memilih pendekatan yang sejuk untuk menyuarakan pesan persatuan.
Bagi para Teman Setia yang barangkali lebih familier dengan versi daur ulangnya, mendengarkan versi orisinal ini dijamin gak bakal mengurangi daya magisnya. Lagu ini dipenuhi lirik puitis yang bertindak sebagai pengingat sekaligus tamparan halus bagi anak muda agar gak gampang terpecah belah oleh kepentingan golongan. Fokus pada optimisme masa depan bangsa, “Pemuda” sukses menempatkan diri sebagai salah satu lagu Indonesia terbaik sepanjang masa yang pesannya tetap relevan melintasi zaman.
Pstt… kamu bisa banget request lagu Chaseiro – Pemuda di acara Lagu Rindu setiap hari Senin, Selasa, dan Jumat pada pukul 21.00 – 22.00 WIB dan hari Rabu-Kamis pukul 18.00 – 21.00 WIB, ya Teman Setia!
[Lirik Lagu]
Pemuda, ke mana langkahmu menuju?
Apa yang membuat engkau ragu?
Tujuan sejati menunggumu sudah
Tetaplah pada pendirian s’mula
Di mana artinya berjuang
Tanpa sesuatu pengorbanan?
Ke mana arti rasa satu itu?
Bersatulah semua
Seperti dahulu
Lihatlah ke muka
Keinginan luhur ‘kan terjangkau semua
Bersatulah semua
Seperti dahulu
Lihatlah ke muka
Keinginan luhur ‘kan terjangkau semua
Pemuda, mengapa wajahmu tersirat
Dengan pena yang bertinta belang?
Cerminan tindakan akan perpecahan
Bersihkanlah nodamu semua
Masa depan yang akan tiba
Menuntut bukanya nuansa
Yang s’lalu menabirimu, pemuda, oh
Bersatulah semua
Seperti dahulu
Lihatlah ke muka
Keinginan luhur ‘kan terjangkau semua
La-la-la, la-la-la
La-la-la, la-la-la
La-la-la, la-la-la

No responses yet