Ketika sebagian besar musisi merilis lagu kebangsaan dengan nada penuh puja-puji, Gigi justru mengambil sudut pandang yang kontemplatif dan berani menampar realitas lewat lagu berjudul “Indonesia”. Trek ini resmi rilis pada 22 Maret 2006 sebagai lagu pembuka dari album studio kesembilan mereka yang bertajuk Next Chapter. Dimotori oleh Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, dan Gusti Hendy, nomor pop-rock ini dibalut dengan permainan instrumen yang dinamis namun tetap megah, memberikan ruang bagi pesan kritis di dalamnya untuk tersampaikan secara penuh ke telinga pendengar.
Lirik lagu ini gak ditulis untuk sekadar menjadi pemanis seremonial belaka. Alih-alih memuja lanskap “Zamrud Khatulistiwa” secara buta, Gigi justru menyuarakan keprihatinan mendalam atas rusaknya keindahan alam dan hilangnya kebesaran ibu pertiwi akibat keserakahan manusia. Lagu ini sangat direkomendasikan masuk ke daftar putar para Teman Setia yang menyukai kritik sosial berbalut musik rock bertenaga, sekaligus menjadi pengingat berharga agar kita gak menutup mata pada kondisi bangsa saat ini.
Pstt… kamu bisa banget request lagu Gigi – Indonesia di acara STIM pukul 06.00 – 09.00 WIB dan 3PM pukul 15.00 – 18.00 WIB, ya Teman Setia!
[Lirik Lagu]
Menyusuri pasir putihmu
Kumerasakan keindahanmu
Hu-hu-hu-hu
Deburan ombak menyapaku
Seperti nyanyian malam sunyi
Membelai
Bertabur bintang
Dan senyuman sang bulan purnama
Bayang rimbun kehijauanmu
Menyatakan kesuburanmu
Hu-hu-hu-hu
Dan selalu memenuhi
Panggilan sang ibu pertiwi
Menggetarkan
Tapi semua itu
Cerita yang usang
Perjalananku ini hanyalah ilusi
Kata-kataku ini sebuah khayalan
Jamrud khatulistiwa, tinggallah namamu
Kebesaranmu itu telah dihancurkan
Dulu namamu dihormati
Diagungkan di muka bumi
Hu-hu-hu-hu
Keharumanmu menyebarkan
Kecantikan sang maha kuasa
Membanggakan
Tapi semua itu
Cerita yang usang
Perjalananku ini hanyalah ilusi
Kata-kataku ini sebuah khayalan
Jamrud khatulistiwa, tinggallah namamu
Kebesaranmu itu telah dihancurkan
Perjalananku ini hanyalah ilusi
Kata-kataku ini sebuah khayalan
Jamrud khatulistiwa, tinggallah namamu
Kebesaranmu itu telah dihancurkan
Perjalananku ini hanyalah ilusi
Kata-kataku ini sebuah khayalan
Jamrud khatulistiwa, tinggallah namamu
Kebesaranmu itu telah dihancurkan

No responses yet