Mengurus administrasi kendaraan terkadang membutuhkan waktu dan tenaga, terlebih bagi masyarakat lanjut usia atau kelompok rentan yang harus menunggu dalam antrean. Karena itu, kemudahan pelayanan menjadi hal penting agar setiap masyarakat bisa mendapatkan layanan yang nyaman tanpa harus melalui proses yang melelahkan.

Untuk memberikan kemudahan tersebut, SAMSAT Kota Salatiga menghadirkan inovasi pelayanan SAMSAT Peduli. Dalam Dialog Interaktif kali ini, DJ Gita Nugraha berbincang bersama Widasena, S.STP., MM., selaku Kasi Pelayanan Pajak Daerah SAMSAT Kota Salatiga yang menjelaskan bagaimana inovasi ini dirancang untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat dan nyaman bagi lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat lainnya yang membutuhkan perhatian khusus.

Apa Itu SAMSAT Peduli?

SAMSAT Peduli merupakan singkatan dari Pelayanan Cepat, Duduk Nyaman, dan Lansia Istimewa. Sesuai namanya, layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat lanjut usia dan kelompok rentan ketika mengurus administrasi kendaraan bermotor.

Melalui program ini, pemohon tidak perlu mengantre seperti pada pelayanan reguler. Teman Setia cukup datang, menemui petugas Duta Pelayanan, menyerahkan berkas yang diperlukan, kemudian dipersilakan duduk di tempat yang telah disediakan sambil menunggu proses administrasi selesai.

Secara umum, kategori lansia mengacu pada masyarakat berusia 60 tahun ke atas. Selain lansia, layanan ini juga diperuntukkan bagi ibu hamil dan penyandang disabilitas yang membutuhkan kemudahan saat mengurus administrasi kendaraan. Melalui SAMSAT Peduli, kelompok masyarakat tersebut mendapatkan prioritas pelayanan tanpa harus mengantre, sehingga proses pengurusan menjadi lebih nyaman, mudah, dan tidak terlalu melelahkan.

Memangkas Waktu dan Mempermudah Proses Pelayanan

Ilustrasi plat nomor kendaraan (Imam Fadly/unsplash)

Inovasi SAMSAT Peduli berangkat dari upaya memberikan pelayanan yang lebih sederhana dan efisien. Berdasarkan standar operasional prosedur (SOP), proses perpanjangan STNK dan pembayaran pajak lima tahunan membutuhkan waktu sekitar 28 menit, belum termasuk pengambilan pelat nomor kendaraan.

Melalui SAMSAT Peduli, waktu tersebut diharapkan dapat dipangkas. Setelah disambut Duta Pelayanan, kelengkapan berkas pemohon akan diperiksa terlebih dahulu. Jika seluruh persyaratan sudah terpenuhi, pemohon tidak perlu berpindah-pindah loket ataupun berdiri menunggu antrean. Petugas yang akan membantu mengurus proses administrasi hingga selesai.

Berdasarkan simulasi yang telah dilakukan, pelayanan ini diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 13–15 menit, termasuk proses pencetakan dan pengambilan pelat nomor. Dengan begitu, masyarakat bisa mengurus administrasi kendaraan dengan lebih praktis dan tidak terlalu lama menunggu.

Bagaimana Alur Pelayanan SAMSAT Peduli?

Proses pelayanan dimulai ketika pemohon datang dan menemui Duta Pelayanan yang ditandai dengan penggunaan selempang khusus. Pada hari Senin hingga Jumat, petugas keamanan akan menjalankan peran tersebut, sedangkan pada hari Sabtu pelayanan dibantu oleh staf atau Widasena secara langsung.

Duta Pelayanan kemudian membantu mengisi data pendaftaran, memeriksa kelengkapan dokumen, dan mempersilakan pemohon duduk di tempat khusus. Selanjutnya, petugas akan membawa berkas ke loket kepolisian untuk diproses. Petugas Bapenda melakukan validasi dan penetapan pajak, sementara petugas Jasa Raharja memeriksa nominal pembayaran yang menjadi kewenangannya.

Setelah seluruh proses tersebut, Duta Pelayanan akan membantu proses pembayaran melalui loket Bank Jateng. Sebelum melakukan pembayaran, petugas akan menanyakan kepada pemohon apakah ingin membayar sendiri atau menitipkan uang sesuai nominal yang harus dibayarkan. Jika terdapat uang kembalian, petugas akan mengembalikannya kepada pemohon.

Pada tahap berikutnya, berkas dibawa untuk proses pencetakan STNK dan pelat nomor kendaraan. Setelah semuanya selesai, Duta Pelayanan akan mengantarkan hasil pelayanan kepada pemohon sekaligus memastikan kembali kelengkapan dokumennya.

Info 💡: Pembayaran dapat dilakukan melalui QRIS, debit, maupun cash.

Persyaratan dan Jenis Layanan SAMSAT Peduli

SAMSAT Peduli melayani beberapa keperluan administrasi kendaraan, meliputi perpanjangan STNK, penggantian pelat nomor, dan pembayaran pajak kendaraan lima tahunan. Untuk mengakses layanan tersebut, pemohon perlu menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, yaitu:

  • KTP asli sesuai nama dan alamat yang tertera pada STNK.
  • STNK asli.
  • BPKB asli.
  • Kendaraan untuk menjalani proses cek fisik.

Jika pemohon membutuhkan bantuan saat proses pengecekan fisik kendaraan, Duta Pelayanan juga akan membantu mengantarkan proses tersebut kepada petugas terkait. Dengan begitu, pemohon tidak perlu repot mengurus setiap tahapan seorang diri.

Fasilitas Khusus untuk Kelompok Rentan

Ilustrasi ruang tunggu, lokasi asli di dalam kantor The Mark di Rotterdam (Craig Lovelidge/unsplash)

Untuk menunjang kenyamanan, SAMSAT Kota Salatiga menyediakan tempat duduk khusus bagi lansia dan kelompok rentan. Selain itu, tersedia pula air minum dan permen sebagai bagian dari standar pelayanan yang diberikan.

Bagi penyandang disabilitas, fasilitas yang disiapkan mencakup kursi roda, jalur khusus, serta tiga tempat parkir khusus. Fasilitas toilet juga dilengkapi pegangan untuk membantu pengguna yang membutuhkan dukungan saat beraktivitas.

Ke depannya, fasilitas tersebut masih akan terus dikembangkan. Pada tahun 2027, SAMSAT Kota Salatiga merencanakan peningkatan fasilitas toilet, termasuk penyediaan alarm darurat dan lantai yang tidak licin. Pengembangan ini diharapkan semakin mendukung keamanan dan kenyamanan kelompok rentan selama mengakses pelayanan.

SAMSAT Peduli dijadwalkan diluncurkan pada Jumat, 30 Oktober 2026, dan mulai beroperasi pada Senin, 2 November 2026. Berdasarkan simulasi awal, pelayanan ini mendapat respons positif karena proses administrasi dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat. Ke depannya, SAMSAT Kota Salatiga juga berharap dapat menambah personel Duta Pelayanan agar pendampingan kepada masyarakat semakin optimal.

Melalui inovasi ini, Bapak Widasena mengajak para lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap membayar pajak kendaraan tepat waktu sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.

Please follow and like us:
Pin Share

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *