Tak terasa, usia terus bertambah setiap tahunnya. Banyak dari kita merayakan ulang tahun dengan potong kue, doa bersama, atau sekadar refleksi tentang perjalanan hidup. Tapi pernahkah Teman Setia membayangkan kalau hari ulang tahun juga bisa jadi momentum untuk menjaga kesehatan? Ya, kini ulang tahun tak hanya soal perayaan, tapi juga saat yang tepat untuk melakukan deteksi dini kesehatan secara gratis.

Dalam NGOBRAS kali ini Dj Gita Nugraha bersama dengan Atka Kurnia Sari, SKM dari Dinas Kesehatan Kota Salatiga mengenai program Cek Kesehatan Gratis atau CKG yang diluncurkan secara nasional pada 10 Februari 2025.

CKG adalah Hadiah Ulang Tahun yang Bermanfaat dan Sepenuhnya Gratis

Cek Kesehatan Gratis bukanlah program baru, namun kini dikemas ulang agar lebih dekat dengan masyarakat. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menjadikannya sebagai kado ulang tahun berupa layanan deteksi dini penyakit bagi seluruh kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir, anak-anak, dewasa, hingga lanjut usia.

Tujuan utamanya adalah mendorong masyarakat untuk lebih sadar bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Dengan pemeriksaan yang komprehensif, program ini berupaya mengidentifikasi risiko kesehatan sejak dini agar bisa ditangani sebelum berkembang menjadi penyakit serius.

Skema Layanan CKG Disesuaikan dengan Siklus Hidup

Program ini dibagi menjadi tiga skema utama:

  • CKG Ulang Tahun, yang ditujukan bagi anak usia 0-6 tahun, serta usia 18 tahun ke atas.
  • CKG Sekolah, dilaksanakan setiap tahun ajaran baru untuk anak usia 7-17 tahun.
  • CKG Khusus, difokuskan untuk bayi baru lahir, balita, dan ibu hamil, mengikuti standar pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.

Berdasarkan golongan umur sesuai siklus hidup

  • Bayi baru lahir (usia 2 hari) 6 jenis pemeriksaan
  • Balita dan Anak Usia Pra Sekolah ( usia 1 – 6 tahun) 8 jenis pemeriksaan
  • Dewasa (usia 18 – 59 tahun) 22 jenis pemeriksaan
  • Lanjut Usia (60 tahun ke atas) 22 jenis pemeriksaan à disarankan datang dengan pendamping

Bisa Dilakukan di Puskesmas Seluruh Indonesia

Bagi yang bertanya-tanya, “Apa harus di puskesmas domisili KTP?”, jawabannya: tidak, ya Teman Setia. Pemeriksaan bisa dilakukan di puskesmas mana saja di seluruh Indonesia, asalkan Teman Setia membawa identitas diri seperti KTP, KK, atau KIA, dan memiliki BPJS aktif.

Untuk bayi, pemeriksaan dilakukan di fasilitas kesehatan yang melayani persalinan dan sudah terhubung dengan Dinas Kesehatan. Pemeriksaan laboratorium tertentu juga akan dirujuk, misalnya sampel bayi baru lahir dikirim ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dan pemeriksaan HPV DNA untuk wanita dilakukan di RSPAW Salatiga.

Ulang Tahun Lewat? Tenang, Masih Bisa!

Jika Teman Setia berulang tahun di bulan Januari, Februari, atau Maret, dan belum sempat cek kesehatan, tenang saja. Masih ada waktu hingga 30 April 2025. Sementara bagi bulan lainnya, CKG bisa dilakukan pada tanggal ulang tahun hingga 30 hari setelahnya.

Jadi, tidak ada alasan untuk melewatkan kesempatan ini. Teman Setia bahkan bisa mendaftar lewat:

  • Aplikasi Satu Sehat Mobile
  • WhatsApp Chatbot di 0812-7887-8812 (ketik “KADO”)
  • Langsung datang ke puskesmas terdekat.

Program Cek Kesehatan Gratis adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan warganya. Tidak hanya sebagai formalitas ulang tahun, tapi benar-benar menjadi langkah nyata deteksi dini. Apalagi dengan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi, terutama karena dukungan dari para kader kesehatan yang aktif membantu menyosialisasikan program ini.

Jadi, saat ulang tahun nanti, jangan hanya tiup lilin dan makan kue saja ya Teman Setia. Ajak keluarga atau teman untuk juga cek kesehatan. Karena menjaga kesehatan adalah bentuk syukur terbaik atas usia yang terus bertambah.

Please follow and like us:
Pin Share

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
Instagram
Telegram