Teman Setia, setidaknya kita pernah mendengar kata ini entah itu melalui berita dari berbagai platform maupun bagi anak sekolah dalam pelajaran geografis. Kira-kira La Nina ini berhubungan dengan apa sih? La Nina berasal dari bahasa Spanyol yang artinya “the little girl” atau “gadis kecil” ini merupakan sebuah peristiwa alam yang terjadi di daerah Samudera Pasifik dimana suhu perairan laut dari Amerika Selatan ke Indonesia turun. Hal ini menyebabkan pembentukan awan lebih banyak dan cepat sehingga curah hujan menjadi lebih tinggi. La Nina biasanya terjadi menjelang pada musim dingin (bulan Desember – Februari).

Lalu bagaimana tahap terbentuknya La Nina?

Proses bagaimana angin La Nina berhembus. Cr: climate.gov

1. Menguatnya Angin di Samudera Pasifik

Fenomena La Nina terjadi sebagai akibat dari turunnya suhu di permukaan samudera pasifik bagian timur. Pada saat yang sama, angin pasat timur juga bertiup dan menguat di kawasan samudera pasifik.

2. Massa Air Hangat Terbawa Arus

Adanya angin kencang yang bertiup di wilayah samudera pasifik, maka akan massa air hangat akan terbawa ke arah barat samudera pasifik dalam jumlah yang signifikan.

Related Post: Waspada Bencana – Bincang-Bincang Bersama Anggota DPRD Dalam Mewaspadai Bencana Akhir Tahun 2021

3. Terjadinya Upwelling

Terbawanya massa air hangat ke wilayah perairan pasifik barat dalam jumlah besar akan berakibat massa air dingin di pasifik timur bergerak ke atas dan menggantukan massa air hangat yang mengarah ke pasifik barat. Kondisi demikian disebut dengan Upwelling yang terhadi akibat pergantian massa air yang berbeda suhu di perairan laut.

La Nina ini dapat menyebabkan beberapa bencana seperti banjir, angin kencang, tanah longsor, angin puting beliung, meluapnya air sungai yang dangkal, hingga berbagai macam bencana lainnya. Maka dari itu masyarakat diharapkan waspada terhadap La Nina. Teman Setia bisa mengikuti update La Nina di website BMKG.

Source: scijinks.gov, oceanservice.noaa.gov, ilmugeografi.com

Bagikan Dengan Sekali Klik: