KBRN, Banda Aceh: Kejadian gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Sinabang, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh pada Selasa (11/5/2021) dini hari terjadi dua kali. 

Gempa pertama berkekuatan 4,9 magnitudo terjadi pada pukul 03.44 WIB. Kemudian disusul gempa kedua pada pukul 4.00 WIB dengan kekuatan 3,2 magnitudo. 

“Wilayah Sinabang diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=4.9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.40 LU dan 96.10 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 km arah Barat Daya Sinabang – Aceh pada kedalaman 10 km,” jelas Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie Aceh Besar, Djati Cipto Kuncoro, Selasa (11/5/2021). 

Menurutnya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi. 

Djati menyebutkan, guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Sinabang II-III MMI (Getaran dirasakan beberapa orang. Benda-benda ringan yang tergantung bergoyang – Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). 

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Djati. 

Lebih lanjut kata dia, hingga hari Selasa, 11 Mei 2021 pukul 05:30 WIB, hasil monitoring BMKG  menunjukkan adanya  satu aktivitas gempabumi susulan (aftershock). 

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” imbaunya. (imr)

Bagikan Dengan Sekali Klik: