KBRN, Jakarta: Akun facebook bernama Jujun Damacai mengunggah 2 buah foto yang menunjukkan banyak orang menyeberangi Laut Suramadu dan diklaim merupakan para pemudik karena Suramadu ditutup.

Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari satgascovid-19, Senin (10/5/2021), dijelaskan jika foto itu bukanlah pemudik yang berenang karena Jembatan Suramadu ditutup. Melainkan foto prajurit Marinir berenang menyeberangi Selat Madura yang terjadi pada tahun 2016.

Padahal yang berenang tersebut merupakan  “2.016 Prajurit Marinir pecahkan rekor MURI seberangi Selat Madura” pada 28 April 2016. Sebanyak 2.016 Prajurit Marinir melakukan renang dengan menyeberangi Selat Madura. Start dimulai dari bawah jembatan Suramadu sisi Surabaya (Tambak Wedi) dan finish di Desa Labang Kecamatan Labang (kaki Suramadu Sisi Madura), Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis 28 April 2016.

Kemudian, 360 personel dari Resimen Kavaleri-1 Marinir, 50 personel dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan V Lantamal V Surabaya, 50 perenang dari Komando Pendidikan Korps Marinir (Kodikmar) dan 26 perenang dari Akademi Angkatan Laut.

Rekor Muri bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-15 Pasmar (Pasukan Marinir) 1 di tahun 2016. 

“Yang dilakukan prajurit ini untuk mengulang sejarah 20 tahun yang lalu, seperti yang pernah dilakukan oleh para senior Marinir TNI Angkatan Laut,” terang Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi saat itu.

Sementara itu, terkait penyekatan jembatan Suramadu terkait larangan mudik lebaran 2021, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan bahwa jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) Jawa Timur, akan disekat pada 6 hingga 17 Mei 2021.

[NARASI]:

“Di karnakan jembatan dengan tujuan surabaya madura (SURAMADU) di tutup.

Terpaksa PEMUDIK menggunakan jalur laut..

Nabeng aman ekoh…”

[KATEGORI]: KONTEN YANG MENYESATKAN

Bagikan Dengan Sekali Klik: