KBRN, Jakarta: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan sekitar 120 mantan tentara penjaga perdamaian dari Ethiopia, dari beberapa kawasan termasuk Tigray terimbas konflik antar etnis, telah mencari suaka di Sudan.

Mengutip AFP, Senin (10/5/2021), para personel itu akan direpatriasi sebagai bagian dari penarikan misi penjaga perdamaian PBB, UNAMID, yang dilakukan secara bertahap dari Kawasan Darfur, Sudan, usai mandatnya berakhir pada 31 Desember.

“Saat ini, 120 mantan tentara penjaga perdamaian UNAMID yang akan direpatriasi, telah mengajukan perlindungan internasional,” kata seorang juru bicara penjaga perdamaian PBB melalui surel.

Badan Pengungsi PBB, UNHCR, juga mengonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan suaka di Sudan.

Mereka akan dibawa ke lokasi yang aman di mana status pengungsi mereka bisa ditentukan, katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut, untuk tujuan perlindungan.

Belum jelas, apakah semua mantan tentara penjaga perdamaian yang mencari suaka berasal dari kawasan Tigray, Ethiopia.

Konflik Tigray pecah November lalu antara pasukan federal Ethiopia dan para pemimpin partai yang berkuasa di kawasan itu. Ribuan orang telah tewas dalam konflik tersebut.

Bagikan Dengan Sekali Klik: