KBRN, Jakarta: Kapal Ferry KMP Jembatan Musi II mengalami kandas di perairan wilayah Timur Pulau Suwangi, perbatasan antara Tanjung Serdang, Kotabaru – Batulicin, Tanah Bumbu dinyatakan dalam keadaan posisi miring, hingga nyaris tenggelam selama dua hari. 

Video kapal ferry yang nyaris tenggelam itu beredar di media sosial Instagram yang dilihat RRI.co.id, Senin (10/5/2021).

Sebelumnya, Manager PT ASDP Ferry Cabang Batulicin, Achmad Sunedi saat dikonfirmasi menegaskan, bahwa kapal ferry itu dalam posisi miring, bukan tenggelam. 

“Info lebih jelas hubungi PT Jembatan Nusantara selaku pemilik kapal,” kata dia. 

Berdasarkan video berdurasi 29 detik, terlihat sebanyak tiga unit mobil telah miring atau terbalik ke samping.

Sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) masih tetap berada di atas kapal, mereka sambil mengingatkan satu sama lain agar tidak gegabah dalam bertindak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Tanah Bumbu. “Atasan kami sudah tidak lagi aktif handphonenya saat dihubungi,” kata salah satu polisi ke sejumlah awak media.

Sebagaimana kabar sebelumnya, puluhan penumpang kapal Ferry KMP Jembatan Musi II sempat khawatir usai kapal yang mereka tumpangi kandas di wilayah Timur Pulau Suwangi, perbatasan perairan antara Tanjung Serdang, Kotabaru – Batulicin, Tanah Bumbu. Salah satu penumpang berinisial LN (24) mengaku, sangat terkejut dengan adanya musibah tersebut.

“Terkejut pastinya, dikira kenapa kapalnya jadi tidak mau jalan. Ternyata, ada karang di bawahnya, sepertinya begitu,” ungkapnya kepada awak media sehari sesudah mengalami musibah ini seperti dikutip dari  koranbanjar.net. 

LN merupakan salah satu penumpang dari 23 orang yang berhasil dievakuasi pihak PT ASDP Ferry Cabang Batulicin. Sementara seluruh penumpang lainnya juga dapat diselamatkan, dan dievakuasi oleh sejumlah petugas. (foto: Instagram News Kalimantan)

Bagikan Dengan Sekali Klik: