KBRN, Tangerang: Puluhan anak yatim dan piatu dari Pondok Pesantren Nurul Huda, Kota Tangerang, tetap bisa merasakan suka cita Ramadan 2021. Tahun ini bersama keluarga besar Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.

Selain bertukar cerita suka cita Ramadan, anak-anak di Pondok Pesantren yang beralamat di Jalan Mpu Tantular, Perum II Tangerang ini, juga diberikan motivasi dan semangat untuk terus belajar dan beribadah untuk meraih kesuksesan.

Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang I Dewa Gede Wirajana mengaku senang bisa berbagai keceriaan dan kabar suka cita dari santriwan-santriwati di Pondok Pesantren tersebut.

Dia mendapat banyak pelajaran bermanfaat dari santriwan-santriwati di Pondok Pesantren tersebut. Terlebih, para anak-anak santri yang mengikuti pendidikan dan pembelajaran di Pondok pesantren itu, juga tidak melaksanakan mudik lebaran.

“Kami bersyukur dengan kegiatan ini, tentu banyak pelajaran yang bisa kita semua ambil dari adik-adik santri di Pesantren ini. Bagaimana mereka belajar dengan sungguh-sungguh, memperdalam ilmu agama dan mensyukuri segala kondisi yang para santri rasakan hari ini,” kata Wira kelada rri.co.id, Senin (10/5/2021).

Saat semua orang di luar Pondok Pesantren ingin melaksanakan mudik pada lebaran kali ini, tetapi para santri tetap bahagia meski tidak lagi memiliki orang tua.

“Saya sangat terharu dan bangga dengan mental baja para santri di sini. Meski masih usia anak-anak dan telah ditinggal (wafat, Red) orang tua. Mereka menunjukkan rasa sukur atas apa yang mereka dapat. Kita ingin bertemu orang tua kita saat lebaran ini, namun santri di sini hanya bisa memanjatkan doa, mendoakan almarhum Ayah dan Ibu mereka,” kata Wira penuh haru.

Dalam kesempatan tersebut, Kejari kota Tangerang, juga memberikan sejumlah bingkisan Ramadan, untuk diberikan kepada para santri agar bisa merayakan suka cita lebaran di Pondok Pesantren. 

Bagikan Dengan Sekali Klik: