KBRN, Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi terjadi pada Kamis (6/5/2021)  pukul 01.13.33 WIB wilayah Teluk Tomini diguncang gempa tektonik. 

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,10 LS dan 123,04 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 71 km arah Barat Daya Kota Gorontalo, Gorontalo pada kedalaman 106 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault),” kata BMKG di akun Instagramnya yang dilihat RRI.co.id, Kamis (6/5/2021). 

Guncangan gempabumi ini dirasakan di Limboto, II MMI ( *Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang* ), Gorontalo Utara, Boalemo, Bone Bolango, dan Pohuwato, II-III MMI, Luwuk dan Gorontalo, III MMI ( *Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu* ). 

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” jelasnya.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tambahnya. 

Dilaporkan, hingga hari Kamis, 06 Mei 2021 pukul 02.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock.

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ked alam rumah. (foto: stockphoto)

Bagikan Dengan Sekali Klik: