KBRN, Jakarta: Sekecil apapun amalan yang dikerjakan secara ikhlas dan konsisten akan dibalas oleh Allah.

Pelajaran itu diperoleh oleh sahabat nabi, Bilal bin Rabah, salah satu sahabat Rasulullah, yakni seorang budak berkulit hitam dari Habsyah (sekarang Ethiopia) yang masuk Islam ketika masih diperbudak.

Karena amalan yang dikerjakan Bilal, Nabi Muhammad Saw pun mendengar suara alas kaki nya di surga.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, amalan Bilal tersebut ialah karena rutin menunaikan shalat sunnah wudhu.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw.berkata kepada Bilal, “Wahai Bilal, ceritakanlah kepadaku tentang satu amalan yang engkau lakukan di dalam Islam yang paling engkau harapkan pahalanya, karena aku mendengar suara kedua sandalmu di surga.”

Bilal menjawab, “Tidak ada amal yang aku lakukan yang paling aku harapkan pahalanya daripada aku bersuci pada waktu malam atau siang pasti aku melakukan shalat dengan wudhu tersebut sebagaimana yang telah ditetapkan untukku.” (Muttafaqun ‘alaih. Lafal hadits ini adalah milik Bukhari) [HR. Bukhari, no. 443 dan Muslim, no. 715]. Ad-daffu adalah suara sandal dan gerakannya di atas tanah, wallahu a’lam.

Dengan riwayat itu maka jelas bahwa Shalat Sunnah Wudhu memiliki keutamaan yang luar biasa.

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir Al-Juhaniy, ia berkata bahwa Rasulullah Saw.bersabda,

“Tidaklah seseorang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, lalu shalat dua rakaat dengan sepenuh hati dan jiwa melainkan wajib baginya (mendapatkan) surga.” (HR. Muslim, no. 234)

Dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini kemudian berdiri melaksanakan dua rakaat dengan tidak mengucapkan pada dirinya (konsentrasi ketika shalat), maka dia akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari, no. 160 dan Muslim, no. 22)

Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, “Di dalamnya ada anjuran shalat dua rakaat setelah berwudhu.”

Bagikan Dengan Sekali Klik: