KBRN, Cilegon:  Penumpang di Pelabuhan Merak dengan mengunakan kendaraan pribadi meningkat pada malam hari meski pemerintah melarang mudik Lebaran. 

Peningkatan terjadi, selain untuk menghindari kemacetan. Namun juga untuk menghindari pemeriksaan petugas yang akan dilakuan mulai tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang. 

Salah seorang pemudik asal Padang Sumatera Barat Alex (35) mengaku lebih memilih mudik lebih awal untuk menghindari larangan mudik yang akan dilakukan oleh pemerintah mulai tanggal 6-17 Mei 2021 mendatang. 

“Dari Cirebon menuju Padang, menghindari macet aja dan biar ga kena petugas Penyekatan,” ucap Alex di Dermaga 1 Pelabuhan Merak, Jum’at (30/4/2021) malam. 

Alex juga mengaku, selama perjalanan dari Cirebon hingga ke Pelabuhan Merak-Banten berjalan lancar dan tidak menemukan adanya pemeriksaan dari petugas.

“Alhamdulillah perjalanan lancar, ga ada pemeriksan apapun. Kita mudik duluan untuk menghindari macet aja,” ujar Alex. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh penumpang pejalan kaki lainnya, Medi Apriadika (41). Pria yang merantau kerja di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat memilih pulang lebih awal ke kampung halamannya di Palembang menghindari larangan mudik. 

“Pengen ber-Lebaranlah, kumpul dengan keluarga. Karena ada larangan, makanya pulang lebih awal,” tuturnya. 

Dia mengungkapkan sudah rindu ingin bertemu keluarga. Karena Lebaran tahun lalu tidak bisa pulang kampung karena alasan pekerjaan. 

“Tahun lalu memang tidak pulang, tidak bisa karena urusan kerjaan. Makanya sekarang ada kesempatan, jadi cepat-cepat pulang sebelum larangan,” pungkasnya.

Pantauan RRI di Pelabuban Merak, sejumlah dermaga yang ada di pelabuhan Merak dipenuhi oleh kendaraan pribadi dan truk ekspedisi yang akan menyebabrang dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak Banten. Namun, berbeda dengan penumpang yang menggunakan kendaraan pribadi, penumpang pejalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan roda dua terpantau sepi ramai lancar. (imr)

Bagikan Dengan Sekali Klik: