KBRN, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkap alasan pihaknya hanya berikan sanksi teguran tertulis bagi Oakwood PIK karena membiarkan WNA karantina berkeliaran.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyebutkan teguran itu punya tahapan, mulai dari tertulis hingga pencabutan izin usaha.

“Nanti kita cek, teguran ada tahapannya, mulai dari teguran tertulis sampai dengan sanksi pencabutan izin,” tutur Riza di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, seperti dikutip RRI.co.id, Jumat (30/4/2021).

Menurut Riza permasalahan sanksi ini diberikan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

BACA JUGA: Karantina WNA Bermasalah, Hotel Oakwood Ditegur Keras

Nantinya sanksi itu akan dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKi Jakarta.

Dengan mencuatnya kasus ini pengawasan pun akan lebih ditingkatkan lagi.

Apalagi sudah mendekati masa libur panjang hari raya Idul Fitri.

“Ada peningkatan intensitas mobilitas Interaksi yang dapat menyebabkan kerumunan, tentu pengawasan harus ditingkatkan,” tandasnya.

Sebelumnya, sebuah akun instagram @elena_iluina yang diduga milik Warga Negara Asing (WNA) viral di media sosial.

Pasalnya akun tersebut memposting hal yang tak biasa dilakukan dalam proses karantina, dalam narasinya disebutkan dirinya tengah menjalani karantina di Oakwood PIK, Jakarta dan diperbolehkan berenang.

“Jika kamu harus karantina di Jakarta, kamu bisa pilih hotel ini. Tidak seperti yang lain, hotel ini membolehkan kita untuk berenang di hotel dan berkeliling kota Jakarta,” tulis caption instagram WNA @elena_iluina.

Sayangnya, setelah ditelusuri RRI akun tersebut telah hilang.

Sementara foto serupa juga di posting akun @damiannyt dengan kegiatan yang sama, namun telah menghilang juga. (Miechell Octovy Koagouw)

Bagikan Dengan Sekali Klik: