KBRN, Jakarta: Beredar video di media sosial, memperlihatkan seorang petugas jaringan telekomunikasi membawa sebuah circuit board (papan sirkuit) bertuliskan ‘COV-19’. 

Ia kemudian mengklaim bahwa papan sirkuit tersebut mengandung virus penyebab Covid-19 dan siap dipasang di tiang untuk dipancarkan ke seluruh wilayah Inggris selama lockdown.

Dalam video pria tersebut mengatakan:

“Saya benar-benar tidak tau, perusahaan mana yang memproduksi papan sirkuit ber-merek COV-19, tapi itulah kenyataan yang tertulis di alat ini. Saya bukanlah ahli teori konspirasi, tapi saya sudah membaca dari beragam sumber online tentang virus Corona dan COVID-19, tapi kenapa mereka memasang papan sirkuit dengan nama seperti itu (COV-19) di atas tiang pemancar 5G?”

Menguti Cek Fakta, Jumat (30/4/2021), diketahui bahwa papan sirkuit bertuliskan ‘COV-19’ bukan bagian dari tiang pemancar 5G, namun berasal dari komponen TV kabel. Tidak diketahui pula apakah pria dalam video tersebut merupakan pertugas jaringan 5G.

Dilansir dari Reuters, diketahui bahwa papan sirkuit di video berasal dari perusahaan telekomunikasi seluler bernama “Virgin Media”. Juru bicara Virgin Media membenarkan bahwa papan sirkuit tersebut diproduksi dari perusahaannya dan sebelumnya digunakan untuk komponen TV kabel yang sudah usang.

Lebih lanjut, Virgin Media menyatakan, tulisan ‘COV-19’ di papan sirkuit tersebut adalah PALSU. Pihaknya tidak pernah mencetak, menuliskan, mencap komponennya dengan tulisan ‘COV-19’. Selain itu papan sirkuit tersebut juga tidak digunakan untuk infrastruktur jaringan seluler manapun, termasuk jaringan 5G.

Reuters melanjutkan penelusuran dengan membandingkan beberapa komponen papan sirkuit di video dengan papan sirkuit asli milik Virgin Media. Hasilnya beberapa komponen dan tata letak seperti lubang kabel berwarna abu-abu, sama persis seperti milik Virgin Media.

Video berisikan hoax COVID-19 yang dipancarkan dari menara 5G sebenarnya sudah banyak beredar sejak awal pandemi tahun 2020, namun tahun ini hoaks serupa beredar kembali. Meski begitu, sampai dengan saat ini tidak ada bukti bahwa COVID-19 berasal dari jaringan 5G ataupun disebarkan lewat tiang jaringan 5G.

Bagikan Dengan Sekali Klik: