KBRN, Jakarta: Manajer Chelsea Thomas Tuchel kecewa dengan hasil 1-1 Chelsea di leg pertama semifinal Liga Champions melawan Real Madrid pada hari Rabu (28/4/2021) dini hari WIB. 

Meskipun memuji “keberanian” anak buahnya untuk memulai dengan gemilang di Stadion Alfredo Di Stefano, manajer asal Jerman itu menegaskan bahwa The Blues bisa mencetak lebih banyak daripada gol pembuka Christian Pulisic mengingat tekanan yang mereka terapkan di awal pertandingan.

“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, dengan banyak keberanian dan kualitas,” kata bos Chelsea Tuchel dilansir dari BT Sport, Rabu (28/4/2021). 

“Kami pantas memenangkan babak pertama, kami memiliki peluang. Sayangnya mereka mencetak gol dari bola mati dan mereka tidak memiliki apa-apa lagi, kami tidak mengizinkan peluang apa pun,” tegasnya.

“Itu adalah skor yang mengecewakan pada babak pertama. Kami harus tetap tenang dan tidak kehilangan kepercayaan diri. Babak kedua sangat taktis, Anda bisa merasakan bahwa kami sedikit lelah. Kami hanya memiliki beberapa hari untuk pulih dari laga tandang yang sulit. Kami harus pulang dengan skor 1-1,” ungkapnya.

“Gol itu memang pantas dan kami seharusnya mencetak setidaknya satu gol lagi,” ujarnya.

“Kami kebobolan lebih atau kurang dan itu selalu bisa terjadi karena kualitas individu,” tambah Tuchel.

“Saya merasa kami seharusnya memenangkan babak pertama dan kami pantas memenangkan babak pertama dan kami mungkin bisa memutuskan pertandingan ini dalam setengah jam pertama ketika kami bermain begitu kuat,” pungkasnya.

Bos Chelsea Tuchel bagaimana rasa ketidakpuasannya dengan hasil 1-1 imbang di leg pertama babak semifinal Liga Champions melawan Real Madrid tadi.

Timo Werner bertanggung jawab atas hasil imbang ini, karena dirinya melewatkan peluang yang sangat terbuka ketika dia menembak tepat ke arah kiper Thibaut Courtois dari jarak dekat di 10 menit pertama. 

Tuchel mengatakan Chelsea bisa menyelesaikan pertandingan dan bahkan mungkin seluruh pertandingan semifinal selama setengah jam pertama.

Real Madrid hanya melakukan satu tembakan tepat sasaran dibandingkan dengan lima tembakan yang dihasilkan Chelsea. 

Namun, gol tunggal tuan rumah itu berfungsi sebagai penyeimbang, dengan tendangan voli Karim Benzema melewati Edouard Mendy.

Melawan tim dengan talenta individu Los Blancos, Tuchel menjelaskan, membangun keunggulan banyak gol sangat penting untuk menguasai jalannya permainan.

Meski hanya pulang dengan hasil imbang, hasil ini terbilang cukup baik untuk Chelsea, karena mereka berhasil mencuri satu gol tandang yang sangat berarti. 

Pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Chelsea vs Real Madrid akan diselenggarakan pada 6 Mei 2021 mendatang di Stamford Bridge.

Bagikan Dengan Sekali Klik: