KBRN, Jakarta: Enam anggota sindikat pembobol mesin ATM telah di tangkap aparat Polres Metro Jakarta Utara. Ke enam komplotan ini berinisial BSR (26), HP (21), PK (23), SLM (37), MM (28) dan AIH (24).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan bahwa modus operandi kelompok Pembobol ATM dalam melaksanakan aksinya adalah mencari mesin ATM model lama dan lingkungan yang sepi. 

“Para pelaku ini menyewa kendaraan untuk mencari mesin ATM yang model lama, kemudian mencari lokasi yang sepi,” ujar Guruh di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (26/4/2021).

Setiap kali beraksi ke enam pelaku saling berbagi peran yakni BSR memiliki peran sebagai eksekutor mengganjal mesin ATM bersama pelaku HP. 

Sementara pelaku PK berperan sebagai sopir yang membawa mobil Toyota Avanza berpelat B 2295 BYG. Tiga pelaku lainnya, AIH, SLM dan MM berperan memantau situasi agar tidak ketahuan. 

Adapun keuntungan yang didapat bervariasi, tergantung dari kekuatan mulut mesin ATM. Namun dari hasil koordinasi dengan pihak vendor mesin ATM, para pelaku dapat meraup uang puluhan juta rupiah. 

“Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti uang sejumlah Rp 30 juta yang didapat di mobil milik sindikat pelaku tersebut,” katanya. 

Adapun motif yang jadi penyebab para tersangka melakukan pencurian karena tidak mempunyai pekerjaan sehingga mereka melakukan tindak pidana ini untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. 

Atas perbuatannya keenam pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. 

Bagikan Dengan Sekali Klik: