KBRN, Bahrain: Kuwait dan Iran mengikuti beberapa negara lain yang membatasi penerbangan dan penumpang dari India hingga pemberitahuan lebih lanjut setelah raksasa Asia Selatan itu mencatat jumlah kematian harian tertinggi Covid-19 dan beberapa rumah sakit kehabisan oksigen.

Penghubung udara internasional tersibuk di kawasan itu, Uni Emirat Arab, telah mengumumkan pada hari Kamis (22/4/2021) bahwa mereka akan menangguhkan penerbangan ke dan dari India mulai hari Minggu (25/4/2021).

“Mengingat situasi kesehatan, telah diputuskan untuk menangguhkan hubungan udara komersial langsung dengan India sampai pemberitahuan lebih lanjut,” cuit pemerintah Kuwait Jumat malam (23/4/2021), seperti dilansir dari The New Arab, Sabtu (24/4/2021).

Disebutkan bahwa warga Kuwait hanya akan diizinkan kembali ke Emirat melalui negara ketiga jika mereka singgah setidaknya selama 14 hari.

Pekerja ekspatriat merupakan sekitar 70 persen dari populasi Kuwait dan termasuk ratusan ribu warga India.

Pihak berwenang Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka menangguhkan kedatangan udara dari India dan Pakistan.

“Penerbangan ke dan dari dua negara India dan Pakistan akan dilarang” mulai tengah malam, kata juru bicara otoritas penerbangan Mohammad Hassan Zibakhsh, dikutip oleh kantor berita negara IRNA.

“Tidak ada penerbangan terjadwal antara Iran dan India. Namun demikian, menerima penumpang penghubung dari negara-negara yang disebutkan akan dilarang.”

Ketika jam terus berdetak hingga penutupan koridor udara antara India dan UEA – salah satu rute yang tersibuk di dunia – tarif melonjak ketika warga India yang mampu membelinya berebut menghindari lonjakan Covid-19.

Situs perbandingan harga menunjukkan penerbangan komersial satu arah dari Mumbai ke Dubai pada hari Jumat dan Sabtu menelan biaya sebanyak 80.000 rupee ($1.000) – sekitar 10 kali lipat dari tarif biasa.

Tidak ada tiket yang ditawarkan mulai hari Minggu ketika penangguhan penerbangan 10 hari mulai berlaku.

UEA adalah rumah bagi sekitar 3,3 juta orang India yang merupakan sepertiga dari populasi – kebanyakan dari mereka di Dubai.

Di luar Teluk, Kanada menangguhkan penerbangan dari India dan Pakistan selama 30 hari, sementara Departemen Luar Negeri AS mendesak warga Amerika untuk menghindari perjalanan ke India, bahkan jika mereka telah divaksinasi.

Bagikan Dengan Sekali Klik: