KBRN, Jakarta: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengerahkan empat kapal untuk membantu proses pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 dan drone bawah air (rov) robotic operator vehicle type srv-08m atau kamera bawah air yang mempunyai kemampuan bisa menyelam 300 meter. 

“Kami berharap semoga  bisa membantu mempercepat pencarian terkait kondisi terakhir kapal Nanggala yang saat ini masih terus dipastikan di titik akhir,” ujar Sigit di Jakarta, Sabtu (24/4/2021).

Baca Juga: Sudah 72 Jam KRI Nanggala Belum Ditemukan

Sigit menuturkan, teknolgi yang diterjunkan berfungsi untuk mengambil gambar di bawah permukaan air. Alat tersebut dinilai memiliki kemampuan di kedalaman air hingga satu kilometer.

“Kami juga libatkan alat sonar 2D untuk mengambil gambar di bawah permukaan air untuk maksimal alat ini 1 km,” katanya.  

Sementara itu TNI mengonsentrasikan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 pada sembilan titik di perairan utara Celukan Bawang, Bali. Sembilan titik lokasi pencarian tersebut berada sekitar 23 nautical mile (NM) atau 40 kilometer dari perairan utara Celukan Bawang. 

“Sesuai dengan data yang kami terima sampai sore hari ini ada sembilan titik termasuk ada yang tumpahan maupun ada yang daya magnetnya sangat kuat,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad dalam konferensi pers di Bali, dikutip dari kanal YouTube Puspen TNI, Jumat (23/4/2021). 

Baca Juga: Australia-India Bantu Cari KRI Nanggala, Prabowo Bersuara

Hingga kini sudah ada personel militer luar negeri yang sudah merapat ke perairan Bali, di antaranya lima personel Angkatan Bersenjata Singapura. Kelimanya bahkan sudah bergabung dengan tim TNI yang berada di KRI dr Soeharso-990. 

Mereka telah menjalin koordinasi sekaligus menunggu kehadiran kapal penyelamat kapal selam MV Swift Rescue milik Angkatan Laut Singapura (RSN). Selain itu, terdapat tim pesawat Amerika Serikat (AS), P-8 Poseidon. Pesawat P-8 Posedion sendiri dijadwalkan tiba malam ini. 

“Tim dari Poseidon yang nanti akan sebagai operator atau pun membantu P-8 Poseidon Amerika dari US Airforce yang mudah-mudahan bisa datang malam atau dini hari nanti,” ucap Riad. 

Bagikan Dengan Sekali Klik: