KBRN, Jakarta: Istinsyaq dan berkumur-kumur sebagai sunnah wudhu dikatakan makruh jika sering-sering dilakukan saat berpuasa.

Istinsyaq merupakan memasukkan air kedalam rongga hidung saat berwudhu.

Berkumur-kumur dan Istinsyaq (memasukkan air ke hidung.pent) saat berwudhu tidaklah bermasalah kala puasa, kecuali bila keduanya dilakukan dengan kuat dan sungguh-sungguh. 

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Sempurnakanlah wudhu, basuhlah sela-sela jarimu dan beristinsyaqlah lebih dalam kecuali jika kamu sedang berpuasa” HR. Abu Daud no.142 dan Tirmidzi no. 788 dan Nasai no.87 dan Ibnu Majah no.407 . Dishahihkan oleh Al-Albani

Diantara sebab tidak diperbolehkannya berkumur-kumur dengan sangat kuat adalah dikhawatirkannya masuknya air ke kerongkongan. 

Istinsyaq merupakan kegiatan sunnah namun seringkali ditinggalkan atau bahkan diremehkan karena dianggap tidak terlalu penting. 

Padahal, banyak sekali manfaat dari istinsyaq ini. Seperti yang kita tahu, hidung adalah salah satu saluran pernapasan yang seringkali terkena virus, kuman, bakteri dan sebagainya. 

Hidung juga rentan terkena ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), influenza dan berbagai penyakit seputar saluran pernapasan lainnya. 

Walaupun Allah swt memberikan rambut-rambut hidung sebagai alat untuk menyaring kotoran dan debu yang masuk ke rongga hidung, kita tetap harus menjaga kebersihannya.

Berdasarkan perbuatan dan perintah Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam. Beliau Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Barangsiapa berwudhu’ hendaklah ia ber-istinsyaq.”

Barangsiapa berwudhu’ hendaklah ber-istinsyar (mengeluarkan air dari hidung setelah memasukkannya).”(H.R Al-Bukhari dan Muslim)

Dengan ber-istinsyaq berarti kita telah membersihkan rongga hidung dari segala macam kotoran dan debu yang menempel di rambut hidung setelah kita beraktivitas. 

Setidaknya jika selama sehari semalam kita sholat 5 waktu dan setiap berwudhu kita melakukan istinsyaq diikuti istinsyar (sebanyak 3 kali), artinya kita sudah membersihkan rongga hidung sebanyak 15 kali dalam kurun waktu 24 jam.  

Dengan begitu, Insya Allah segala kotoran, debu, virus, bakteri dan sebagainya akan hilang sehingga kita terhindar dari berbagai macam penyakit saluran pernapasan.

Bagikan Dengan Sekali Klik: