KBRN, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta secara resmi membatasi pergerakan warga yang tinggal di zona merah penyebaran Covid-19. Mereka para warga di tingkatan Rukun Tetangga (RT) itu hanya dapat keluar-masuk hingga pukul 20.00 WIB.

Aturan ini secara tegas tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 23 Tahun 2021 tentang perpanjangan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyakarat (PPKM) berbasis mikro tingkat rukun tetangga.

“Membatasi keluar masuk wilayah Rukun Tetangga maksimal hingga pukul 20.00 WIB,” kata Anies dalam Ingub yang diteken 19 April 2021, Rabu (21/4/2021).

Adapun Rukun Tetangga (RT) zona merah yang dimaksud, jika ditemukan adanya kasus positif Covid-19 lebih dari 5 rumah dalam 1 RT dalam rentan waktu tujuh hari.

Selanjutnnya, Pemprov masih dalam Ingub yang sama akan melakukan penanganan terhadap para warga yang terpapar tersebut. Tentunya sesuai standar penanganan pasien Covid-19 yang ada. 

“Menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Melakukan isolasi mandiri atau terpusat dengan pengawasan yang ketat,” tulisnya.

Selain itu, pembatasan juga dilakukan terhadap kegiatan di rumah ibadah yang musti dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Begitu pula menutup tempat bermain anak hingga tempat umum, kecuali sektor esensial.

“Melarang kerumunan lebih dari tiga orang, dan meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan kerumunan,” tandasnya.

Berikut Daftar RT zona merah di Jakarta berdasarkan website resmi corona.jakarta.go.id:

1. Jakarta Pusat 210 RT

2. Jakarta Selatan 571 RT

3. Jakarta Timur 634 RT

4. Jakarta Utara 488 RT

5. Jakarta Barat 755 RT

6. Kepulauan Seribu 1 RT

Bagikan Dengan Sekali Klik: