Seperti apa sih menu makanan yang biasa Teman Setia konsumsi setiap hari? Apakah sudah sehat, berimbang, bergizi, dan sesuai dengan kebutuhan harian kamu? Atau jangan-jangan makanan yang kamu konsumsi itu malah tidak ada gizinya sama sekali alias makanan instan dan tidak sehat! Waduh, jangan dibiasakan ya Teman Setia, karena kita tidak bakal tahu kedepannya seperti apa kalau kita tidak menjaga kualitas makanan yang kita konsumsi.

Nah kali ini DJ Gita ditemani dengan Bapak Suryanto, SH selaku Kabid Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga dan Pak Pujiono, SP selaku ahli pangan akan membahas B2SA yang merupakan program dari Badan Pangan Nasional setelah terbentuk tahun lalu pada bulan Juli sebagai gerakan dalam menyelenggarakan gerakan hidup sehat. Terlebih adanya kecenderungan kurang beragam dan sehat bahan pangan yang dikonsumsi.

APA ITU B2SA? Isi Piringku dengan Beragam Makanan yang Bergizi, Seimbang, dan Aman

Via: LIPI

Mungkin kamu lebih familiar dengan ‘4 Sehat 5 Sempurna’, nah B2SA juga tidak jauh-jauh kok konsepnya kok – penyempurnaan dari pengertian 4 Sehat 5 Sempurna. Konsep 4 Sehat 5 Sempurna nyatanya banyak yang salah kaprah dalam pengertiannya Teman Setia. Makanan yang dikonsumsi tidak dianggap seimbang dalam proporsinya meski kelengkapan dalam piring itu sudah terpenuhi.

B2SA merupakan pola makan yang menggunakan susunan makanan baik untuk sehari atau menurut waktu makan (pagi, siang, dan malam) yang mengandung zat gizi untuk kebutuhan tubuh dengan jumlah yang memenuhi kaidah gizi seimbang dan disesuaikan dengan selera dan kemampuan daya beli masyarakat, serta aman untuk di konsumsi. Hal ini didasari karena tidak ada satu pun makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi secara langsung dan adanya variasi pilihan bahan makanan.

BERAGAM – Pilihan menu dan bahan pangan bisa diganti karena banyak variasinya dalam memenuhi kebutuhan gizi – mulai dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan. Semisal untuk makanan pokok yang sebagian besar masyarakat adalah nasi dapat diganti dengan kentang, jagung, singkong, ubi, sagu, atau ketela. Karena kenyang tidak harus selalu nasi.

BERGIZI – Tiap jenis makanan mengandung proporsi zat gizi yang seimbang dan sehat dengan menyesuaikan kebutuhan tubuh. Baik gizi makro (karbohidrat, lemak, dan protein) dan mikro (vitamin, zinc, zat besi, dan yodium) setidaknya seimbang dalam piring makan Teman Setia.

SEIMBANG – Selain bergizi, disesuaikan dengan proporsi ‘Isi Piringku‘. Namun, setiap orang memiliki proporsinya berbeda-beda. Bila Teman Setia memiliki pekerjaan yang memeras banyak tenaga bisa sedikit memperbanyak asupan karbohidrat untuk cadangan energi. Beda hal bagi mereka yang kurang banyak mengeluarkan tenaga, dapat memperbanyak asupan sayuran dan buah supaya tidak obesitas.

AMAN – Bahan ataupun makanan harus terbebas dari kontaminasi kimia, mikrobiologi, dan fisik. Teman Setia bisa membaca tentang keamanan pangan di artikel dialog interaktif ini.

Beda Generasi Beda Gaya Hidup

Tentunya dengan berkembangnya pola hidup mempengaruhi apa yang kamu lakukan dan kamu konsumsi, Teman Setia. Bidang kuliner saat ini memiliki berbagai macam inovasi untuk mengenyangkan perut kamu. Untuk itu, sebuah makanan lebih ideal bila kamu yang membuatnya sendiri karena kamu tau bahan-bahan yang kamu gunakan apakah sehat dan aman.

Teman Setia bisa menanam bahan makanan di pekarangan rumah meski memiliki lahan yang sempit dengan menyiasati cara menanamnya. Kamu juga menghijaukan rumahmu dengan cara sederhana dan menghemat pengeluaran, lho! Selain itu aktivitas menanam merupakan salah satu aktivitas fisik yang bisa kamu lakukan. Pokoknya banyak banget manfaat yang Teman Setia dapatkan hanya dengan melakukan kegiatan berkebun atau menanam.

About Post Author

Bagikan Dengan Sekali Klik: