pengguna narkoba 4 menit

Banyak imbas negatif yang bisa didapatkan karena mengonsumsi obat-obatan terlarang. Simak penjelasannya pada ulasan 10 bahaya narkoba berikut ini.

Narkoba adalah zat atau obat yang bersifat sintetis dan alami.

Dari segi ilmiah, obat ini sebenarnya merupakan zat baik, tetapi efeknya bisa sangat buruk bila disalahgunakan.

Sebagai contoh baik, beberapa jenis obat yang tergolong sebagai narkotika bahkan digunakan dalam pengobatan karena efeknya yang menenangkan.

Sayangnya, obat-obatan ini juga bersifat sangat adiktif, sehingga membuat pemakai kecanduan.

Mereka yang kecanduan memakai narkoba biasanya memanfaatkan obat terlarang itu untuk melarikan diri dari dunia nyata.

Selain ilegal, mengonsumsi narkoba juga bisa menurunkan kesehatan secara drastis.

Berikut adalah bahaya narkoba dan efek samping buruknya bagi kesehatan.

Jenis dan Golongan Narkoba

obat-obatan terlarang

Sebelum kita membahas bahaya narkoba, ada baiknya jika kita mempelajari pengertian narkotika secara mendetail terlebih dulu.

Dikutip dari Undang-Undang Narkotika Pasal 1 Ayat 1, “Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.”

Menurut UU yang sama, narkoba terbagi menjadi 3 golongan dengan risiko ketergantungan yang berbeda.

Mari kita bahas golongan dan jenis narkoba satu-satu.

Golongan Narkotika

Narkotika Golongan 1

Golongan narkoba pertama termasuk opium, ganja, dan kokain yang bersifat adiktif tinggi.

Tingkat kecanduan golongan ini sangat mengkhawatirkan.

Narkotika Golongan 2

Narkotika golongan 2 sering dipakai di dunia pengobatan sesuai dengan resep dokter.

Ada 85 jenis obat-obatan di dalam narkotika golongan 2.

Beberapa di antaranya adalah alfaprodina, metadon, fentanil, dan morfin.

Potensi ketergantungan golongan ini tidak lebih tinggi dari golongan 1, tetapi tetap mengkhawatirkan.

Narkotika Golongan 3

Efek samping yang dihasilkan dari obat-obatan golongan 3 cukup ringan, dan biasanya dimanfaatkan sebagai obat terapi.

Contoh narkoba golongan 3 adalah difenoksilat dan kodein.

Jenis-Jenis Narkoba

Alami

Narkotika jenis alami merupakan obat-obatan yang dibuat secara alamiah, seperti ganja dan koka (kokain).

Obat-obatan ini tidak membutuhkan bahan kimia untuk digunakan, dan biasanya bisa langsung konsumsi dengan proses yang mudah.

Bahaya obat narkoba jenis alami sangat tinggi, mulai dari kesehatan yang menurun sampai kematian.

Semi Sintetis

Narkotika semi sintetis diolah dengan cara mengisolasi jenis narkoba alami, lalu diekstraksi menggunakan proses lainnya.

Obat-obatan ini bisa ditemukan di banyak rumah sakit dan tidak bisa digunakan sembarangan.

Sintetis

Jenis narkoba satu ini dibuat melalui proses yang sangat rumit.

Tujuan utama obat-obatan sintetis adalah untuk keperluan penelitian dan pengobatan.

Bahaya Narkoba bagi Kesehatan

1. Halusinasi

halusinasi

Bahaya narkoba ini biasanya dirasakan dari obat-obatan jenis alami seperti ganja dan koka.

Efeknya membuat kepala terasa berat dan biasanya diikuti dengan muntah-muntah dan rasa takut yang berlebih.

Apabila dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak, obat ini dapat mengakibatkan kelumpuhan pada seluruh organ tubuh.

2. Tingkat Kesadaran Semakin Menurun

Jangan harap untuk terjaga dan fokus kalau kamu mengonsumsi narkoba.

Salah satu efek samping narkoba yang memprihatinkan adalah turunnya tingkat kesadaran.

Kita akan merasa lebih sering mengantuk, gagal fokus, sering bingung, serta pingsan.

Hilangnya kesadaran juga bisa membuat kita susah mengenal lingkungan sekitar, atau orang-orang yang dikenal.

3. Dehidrasi

Bahaya narkoba selanjutnya adalah membuat tubuh dehidrasi.

Saat obat-obatan terlarang masuk ke dalam sistem tubuh, keseimbangan elektrolit akan terganggu dan berkurang.

Alhasil, tubuh akan kekurangan banyak cairan.

Dehidrasi parah bisa berakhir dengan kejang-kejang dan sesak pada dada.

4. Perubahan Perilaku Drastis

siluet

Narkoba dapat merusak saraf dan sel-sel di dalam tubuh.

Zat-zat adiktif tersebut bisa membuat kita kejang-kejang dan berperilaku agresif tanpa sebab.

Sebuah studi membuktikan bahwa pemakai narkoba cenderung lebih cepat marah dan sensitif terhadap perkataan orang di sekitarnya.

Baca Juga:

20 Foto Viral Sebelum dan Sesudah Sembuh Dari Narkoba. Perbedaanya Bikin Pangling!

Apabila tidak ditangani dengan cepat, efek sampingnya bisa mengirim pemakai langsung ke rumah sakit jiwa.

5. Kematian

Bahaya narkoba paling buruk yang dapat menimpa seseorang adalah overdosis.

Overdosis adalah istilah kedokteran yang menunjukan tingkat konsumsi obat berlebihan.

Pemakaian yang tidak terkontrol lama kelamaan akan berakibat fatal seperti kejang-kejang kronis dan kematian.

Efek samping ini bisa didapatkan dari segala golongan dan jenis narkotika.

6. Meningkatkan Risiko Penyakit

Rentannya tubuh terhadap serangan penyakit merupakan salah satu bahaya narkoba bagi kesehatan.

Efek samping ini tidak hanya dirasakan saat memakai, tetapi bertahun-tahun setelahnya, Sahabat 99.

Pemakai akan lebih sering sakit dan bisa terserang beragam komplikasi penyakit seperti kanker, tumor, dan HIV AIDS.

Selain itu, zat-zat narkoba yang mengalir di dalam darah juga bisa membuat kita cepat lemas.

Tubuh akan terasa tidak fit walaupun sedang tidak memakai.

Mengerikan, bukan?

7. Gangguan Kehidupan Sehari-hari

sulit fokus

Seperti sudah kita bahas sebelumnya, narkoba menurunkan tingkat kesadaran dan membuat kita mudah kehilangan fokus.

Hal ini dapat berimbas pada banyak hal, termasuk aktivitas sehari-hari dan kehidupan kita secara keseluruhan.

Banyak masalah yang akan menghampiri, baik itu masalah sepele seperti pertengkaran sampai urusan hukum seperti masuk penjara.

Jangan sampai deh terjadi padamu!

8. Kecanduan Akut

Kecanduan merupakan bahaya narkoba umum.

Rasa kecanduan inilah yang akhirnya akan menyebabkan banyak komplikasi penyakit.

Tingkat adiktif setiap jenis dan golongan narkoba berbeda-beda, tergantung jumlah pemakaian.

Semakin sering obat digunakan, semakin sulit bagi pemakai untuk menghentikan dan lepas kebiasaan buruk mereka.

Kebanyakan pemakai narkoba bahkan tidak bisa tertolong oleh lembaga kesehatan seperti rumah sakit atau rehabilitasi.

Oleh karena itu, menjauhkan diri dari narkoba adalah tindakan paling tepat sebelum semuanya terlambat, Sahabat 99.

9. Meningkatkan Toleransi Obat

Kebanyakan jenis-jenis narkoba merupakan obat yang dipakai di dunia medis.

Menurut sebuah studi yang dilakukan di Brown University, narkotika yang dikonsumsi secara rutin dapat membuat badan kebal akan obat-obatan medis lainnya.

Hasilnya, tubuh akan lebih lama sembuh jika terserang penyakit.

Dalam beberapa kasus, pecandu narkoba bahkan tidak bisa sembuh sama sekali karena sistem imun yang berkurang dan sel-sel tubuh yang kebal akan obat.

Kalau sudah seperti ini, pengguna narkoba hanya tinggal menghitung hari sebelum maut menjemput.

10. Merusak Sel Otak

Bahaya narkoba bisa mengancam kesehatan otak.

Penyalahgunaan obat-obatan terlarang ini terbukti dapat melumpuhkan kinerja otak dan membuat pengguna cenderung stres dan depresi berat.

Riset membuktikan bahwa narkoba jenis stimulan mendorong otak bekerja berlebihan, sehingga membuatnya ‘panas’ dan berfungsi tidak semestinya.

Otak yang dipaksa bekerja terlalu keras akan mengirimkan banyak hormon ke seluruh tubuh sehingga perilaku pengguna pun berubah-rubah.

Kerusakan saraf dan sel-sel otak yang disebabkan oleh narkoba bisa permanen bila tidak dihentikan sejak dini.

Walaupun bisa dipulihkan, para pecandu narkoba akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sembuh.

11. Mengganggu Kehidupan Sosial

menyendiri

Selain mengganggu kesehatan, bahaya narkotika juga bisa mengancam keberlangsungan kehidupan sosial pengguna.

Para pecandu narkoba memiliki status sosial buruk di mata masyarakat dan cenderung dikucilkan.

Selain itu, kapasitas emosi pecandu narkoba juga tidak stabil, sehingga ia akan bertingkah semaunya tanpa memperhatikan perasaan orang lain.

Hubungan dan relasi yang sudah dibangun sejak lama bisa hilang begitu saja hanya karena narkoba.

Baca Juga:

6 Kampung ala Kartel Kolombia Ini Terkenal Sebagai Wilayah Bandar Narkoba di Indonesia

Jauhi narkoba demi kesehatan dan kebaikan diri sendiri ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Untuk kamu yang sedang mencari hunian minimalis dan nyaman seperti Parayasa Parung Panjang, langsung saja kunjungi 99.co/id!

Posting 11 Bahaya Narkoba bagi Kesehatan. Dari Gila sampai Nyawa Taruhannya! ditampilkan lebih awal di 99 Berita Properti.

Bagikan Dengan Sekali Klik: