Artis : Humar Bis
Judul : ngebis

Humar Bis yang merupakan seorang mas-mas Jawa biasa yang juga mengagumi dunia
transportasi khususnya bis ini mengeluarkan single perdana yang diberi judul “Ngebis”. Humar Bis lahir
di Magelang, besar di Temanggung, kuliah di Jogja, dan kini berdomisili di Bandung.
Humar Bissaat kuliah di Jogja sempat mendirikan media online JogjaStock.com, sebuah media
yang memberitakan dunia permusikan di Jogja, yang eksis di tahun 2011-2012. Humar Bisjuga sempat
bergabung di tim promosi sebuah label. Juga pernah bergabung di sebuah publishing yang
menghandle beberapa pencipta lagu salah satunya mas Wishnutama.
Lagu ini merupakan ciptaan Humar Bis sendiri, dan diaransamen oleh Maday di studio
rekaman miliknya di Bandung, MK Records. Maday adalah seorang audio engineer yang juga operator
rekaman ketika band Humar Bis pertama kalinya rekaman di Jogja 12 tahun silam saat masih menjadi
drummer.
Lagu ini bercerita tentang kegelisahan pasangan LDR dan tiap bertemu harus menggunakan
moda transportasi bis. Tetapi, frekuensi ngebis menjadi berkurang karena harus menabung untuk
menikah. Lagu dengan lirik berbahasa Jawa serta beraliran pop dengan sentuhan dangdut dan
campursari. Di bawah label Humas Bir Records, se uah record label yang didirikan oleh Humar Bis ini
juga sudah bisa dinikmati di 306 radio dan 21 TV lokal di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur. Lagu ini
bisa dinikmati di berbagai platform digital. Juga video klip bisa dilihat di youtube, direquest di 300an
radio dan televisi lokal di Jateng, Jatim, dan DIY.
Pemilihan karya ini terinspirasi dari karya-karya almarhum Didi Kempot, di mana di masa SD,
Humar Bis bisa mengenal puluhan lagu Didi Kempot tanpa melalui media elektronik apapun. Humar
Bis bisa hafal dari seringnya teman sekelas di SD menyanyi banyak lagu almarhum Didi Kempot. Juga
banyak mendengarkan dari pengamen-pengamen di dalam bus ketika Humar Bis touring bersama
bapak keliling Jateng-DIY-Jatim, sebagai hadiah rangking kelas tiap caturwulan.

Lagu ini bercerita tentang kegelisahan pasangan LDR dan tiap bertemu harus menggunakan
moda transportasi bis. Tetapi, frekuensi ngebis menjadi berkurang karena harus menabung untuk
menikah. Lagu dengan lirik berbahasa Jawa serta beraliran pop dengan sentuhan dangdut dan
campursari.

Yuk request lagunya di 99.9 Radio Suara Salatiga FM

Bagikan Dengan Sekali Klik: