Ig: @krisna_bond | Fb: krisna bond | Youtube: Krisna bond

Krisna seorang pemuda yang lahir dari keluarga sederhana di Desa Kaliyoso Kabupaten Karanganyar. Pemuda yang memilih memutuskan untuk berhenti dari masa study di kampus Seni Surakarta ini, mengawali karirnya bersama band Permen Mungil dan Beercandu. Hingga akhirya memutuskan untuk bersolo karir. Sejak saat itu, Krisna atau Krisbond (Nama sapaan akrab kepada teman yang memanggilnya, selanjutnya ditulis Krisbondd) memulainya untuk menjadi seorang content creator, musisi, dan seorang penulis magazine (Sebuah publikasi non-resmi dan non-profesional yang diproduksi para peminat sebuah fenomena budaya tertentu (seperti genre musik atau sastra) untuk kesenangan orang lain yang memiliki peminatan yang sama. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Fanzine).

Berangkat dari keaktifan Krisbond menggarap event berskala kecil hingga besar, Krisbond mencetuskan dirinya sebagai President Party Indonesia. Event-event yang digarapnya seperti agenda rutin di kampus, St. Patrick Days, hingga Celtic Independent Party. Sampai saat ini, event tersebut juga masih digarapnya bersama kawan-kawannya.

”Saling Menguatkan” merupakan sebuah single pertama Krisbond yang rencananya akan di rilis dipelbagai media. Single pertama ini, kemudian akan dipulikasikan dengan berbagai cara untuk disebar luaskan. Mulai dari, soundcloud, spotify, radio, instagram, facebook, youtube dan akun lain yang dimiliki Krisbondd.

Proses penciptaan karya musik ini berangkat dari datangnya tour in world C-19 atau istilah lain virus Corona pada awal tahun 2020. Hingga akhirya, kabar virus corona ini sampai ke Negara Indonesia. Berita tersebut menjadi perbincangan di khalayak umum yang menyebabkan masyarakat banyak yang gelisah. Kegelisahan tersebut, mempengaruhi psikologis masyarakat hingga merasa ketakutan. Setelah mendapatkan ide gagasan ini, Krisbond mengangkat menjadi tema lagu yang mempunyai tujuan guna memotivasi para pendengarnya.

Gagasan Konsep Penciptaan Teks Lagu Ketika proses penciptaan dan penulisan teks lagu ”Saling Menguatkan”,Krisbond dibantu oleh beberapa temannya. Tahap pertama yang ia lakukan dengan membatasi topik atau tema lagu yang akan dibuatnya. Alasannya, supaya tidak terjadi pembiasan makna. Gambaran tema ini, seperti yang dikatakan untuk memicu semangat dalam kebersamaan ketika datangnya bencana.

Setelah dibatasinya tema, Krisbond mengajak beberapa kawannya untuk berkarya bersama, harapannya semua orang memiliki karya ini. Bagian ini, beberapa kawannya diajak untuk mengirimkan satu kata melalui Direct Massage atau sering disebut DM Instagram. Berangkat dari sini, para pengikut media sosial Krisbond merespon dengan baik. Lebih dari 40 orang ikut mengirimkan satu kata. Setelah melalui beberapa tahap, akhirnya proses penggarapan satu kata ini diaktualisasikan kedalam teks lagu.

Berikut lirik lagu ”Saling Menguatkan”

Ibu pertiwi sedang menangis

Keadaan yang semakin sadis

Bersabarlah selangkah demi selangkah

Semua pasti terlewati

Keyakinan saling menguatkan

Teruslah saling menjaga

Percayalah akan datang

Kabar baik untuk ibu pertiwi

Bencanaa hanyalah bencana

Selepas itu pasti ada cinta

Cinta yang merawat

Cinta yang menguatkan

Cinta yang memberi harapan

Proses penggarapan karya ini, direkam di rumah Yusuf (Nama teman dan juga operator rekaman lagu Saling Menguatkan) dengan fasilitas studio yang seadanya. Namun, di tempat ini juga sekaligus sebagai lumbung dimana banyak karya lahir disini. Tidak lebih dari 24 jam, karya ini selesai digarap. Adapun beberapa alat musik yang digunakan untuk karya ini seperti, Sape (Alat musik tradisional Kalimantan), Biola, dan Gitar. Alat musik Sape dimainkan oleh Yusuf, vokal dan gitar diisi sendiri oleh Krisbondd serta Biola dimainkan Sajojo Bekti. Selanjutnya bagian ending lagu terdapat pembacaan puisi yang dinarasikan oleh Happy Listya. Alasannya, agar kesan dalam komposisi lagu ini lebih sederhana didengarkan namun menyentuh kepada pendengarnya.

Kawan Kolaborasi

Tahap terakhir dalam karya ini, Krisbond juga mengajak dalam proses kreatifnya. Diantaranya penggarapan proses menyelesaikan mixing mastering lagu diselesaikan oleh Pandu. Bagian visual dikerjakan oleh seorang filmmaker yaitu Ali Yafi, pemuda yang sedang menyelesaikan studinya di Kota Solo asal Mojokerto. Untuk menyempurnakan visual selain video, karya seni artwork5 dikerjakan oleh Young Surakarta, sehingga karya lagu ini dirasa Krisbond lebih terlihat megah. Kawan terakhir yang diajak gabung, krisbond menggeret photografer muda yang bernama Kholis.

Penulis oleh Sajojo Bekti

Bagikan Dengan Sekali Klik: