Sebanyak 32 Penggalang dilepas Walikota Salatiga untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) XV Tingkat Jawa Tengah yang akan digelar di Blora pada 26-31 Agustus 2019. Yulianto SE, MM, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Kota Salatiga berpesan agar kontingen tetap mengutamakan keselamatan, selalu berhati-hati, menjaga kebersihan, dan kesehatan, serta tidak lupa beribadah.

“Doa dan restu kami selalu menyertai langkah kalian. Kepada para pimpinan dan pendamping kontingen, saya titipkan adik-adik penggalang, berikan motivasi dan dukungan agar dapat memberikan yang terbaik, namun jangan sampai melampaui batas kemampuan mereka,” ujarnya saat Upacara Pelepasan Kontingen Kota Salatiga pada Jamda XV Pramuka Jawa Tengah di halaman SMPN 3 Salatiga, Kamis (22/08).

Selain itu Walikota juga menyampaikan bahwa para para penggalang yang mewakili Pramuka Kota Salatiga sebagai peserta Jamda XV patut berbangga, karena mengikuti kegiatan Jamda adalah kesempatan yang terbilang langka. Jamda Tingkat Jawa Tengah ini tidak dilaksanakan setiap tahun, melainkan hanya satu kali dalam satu periode kepengurusan.

“Persiapan yang matang sangat diperlukan, karena tugas yang kalian emban tidak mudah. Dibutuhkan fisik yang sehat, skill serta pengetahuan tentang kepramukaan yang luas. Saya berharap, adik-adik dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan maksimal. Keluarkan kemampuan terbaik kalian, dan cetak prestasi untuk mengharumkan nama diri sendiri, keluarga dan juga Kota Salatiga,” tambah Yuliyanto.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Wakil Walikota Salatiga Muh Haris, SS, M.Si, selaku Ketua Kwarcab Kota Salatiga beserta segenap jajaran Pemerintah Kota Salatiga, Pembina Gugus Depan, Pelatih, Pembina, Pamong dan Instruktur Gerakan Pramuka, para Pramuka Penggalang, serta seluruh orang tua kontingen Jamda.

Usai seremoni pelepasan oleh Kamabicab, kontingen Jamda XV menunjukkan aksi dan kepiawaian mereka di tengah seluruh peserta upacara. Di antaranya adalah permainan musik daur ulang sampah dan tarian bertema heroik yang menggambarkan perjuangan petani dan pemuda Indonesia melawan penjajah mencapai kemerdekaan.

Bagikan Dengan Sekali Klik: